| Ketersediaan: | |
|---|---|
| Kuantitas: | |
Berbagai strain yang rentan – tikus C57BL/6, tikus DBA/1, dan tikus Wistar tersedia untuk disesuaikan dengan latar belakang genetik dan kebutuhan eksperimental yang berbeda.
Relevan secara klinis – Merekapitulasi RA pada manusia: poliartritis autoimun, hiperplasia sinovial, pembentukan pannus, erosi tulang rawan, dan kerusakan tulang.
Titik akhir yang komprehensif – Berat badan, skor arthritis klinis, pembengkakan kaki, penanda inflamasi serum (CRP, IL-6), histopatologi sendi (skor HE).
Nilai translasi – Ideal untuk menguji DMARD (methotrexate, sulfasalazine), biologis (anti-TNF, anti-IL-6R), inhibitor JAK, dan imunomodulator baru.
Paket data yang siap untuk IND – Studi dapat dilakukan sesuai dengan prinsip GLP.
yang Diinduksi Kolagen DBA/1 Model Artritis

yang Diinduksi Kolagen C57BL/6 Model Artritis

Model Artritis Wistar yang Diinduksi Kolagen

• Uji efikasi DMARDs (methotrexate, sulfasalazine, leflunomide, hydroxychloroquine)
• Evaluasi obat biologis (anti-TNF, anti-IL-6R, anti-IL-17, anti-CD20) dan inhibitor JAK (tofacitinib, baricitinib)
• Validasi target untuk jalur arthritis autoimun (Th17, TNF, IL-6, RANKL)
• Penemuan biomarker (antibodi anti-kolagen, mediator inflamasi, protein fase akut)
• Studi farmakologi dan toksikologi yang mendukung IND
Parameter |
Model CIA C57BL/6 |
Model DBA/1 CIA | Model CIA Tikus Wistar |
Spesies/Strain |
tikus C57BL/6 |
tikus DBA/1 | Tikus Wistar |
Metode induksi |
Imunisasi dengan kolagen tipe II (CII) yang diemulsi CFA (hari ke-0) dan booster IFA (hari ke-21) | ||
Durasi studi |
5–8 minggu | ||
Titik akhir yang penting |
Berat badan, skor klinis, IL-6, histopatologi sendi (HE) |
Berat badan, skor klinis, CRP, pembengkakan pedal, histopatologi sendi | Berat badan, skor klinis, pembengkakan pedal, histopatologi sendi, sendi yang lebih besar untuk pencitraan |
Paket data |
Data mentah, laporan analisis, skor klinis, slide histologi, analisis serum (IL-6, CRP), opsional: antibodi anti-CII, pencitraan mikro-CT | ||
A1: Kami membuat model Artritis Terinduksi Kolagen (CIA) menggunakan tikus C57BL/6, tikus DBA/1, dan tikus Wistar untuk penelitian artritis reumatoid.
A2: Imunisasi dengan kolagen tipe II memicu respon autoimun pada hewan. Penyakit ini menyebabkan poliartritis yang sangat mirip dengan gejala klinis dan gambaran histopatologis artritis reumatoid manusia.
A3: Kami menilai berat badan dan skor klinis sendi. Kami juga mendeteksi kadar CRP serum dan IL-6, dan melakukan pewarnaan HE untuk menganalisis perubahan patologis sendi.
A4: Tikus menerima dua suntikan kolagen tipe II pada Hari 0 dan Hari 21, dengan keseluruhan percobaan berlangsung selama 56 hari. Untuk tikus Wistar, prosedur berakhir pada Hari ke 28 setelah dua dosis pada Hari ke 0 dan Hari ke 7.