| Ketersediaan: | |
|---|---|
| Kuantitas: | |
Portofolio model yang luas – Model analog hapten, sitokin, alergen, dan vitamin D yang mencakup endotipe AD dominan Th2/Th17/Th22.
Tersedia berbagai spesies/strain – BALB/c (rawan Th2), C57BL/6 (rawan Th1/Th17), dan tikus SD.
Titik akhir yang komprehensif – Berat badan, ketebalan telinga, skor kulit, kejadian gatal, IgE serum, profil sitokin (IL‑4, IL‑13, IL‑17, IL‑36), histopatologi (HE, Toluidine Blue), ketebalan epidermis.
Nilai translasi – Ideal untuk menguji penghambat JAK, penghambat biologis (anti‑IL‑4Rα, anti‑IL‑13), penghambat PDE4, dan agen topikal.
Paket data yang siap untuk IND – Studi dapat dilakukan sesuai dengan prinsip GLP.
Model C57BL/6 AD yang Diinduksi DNCB

Model AD yang Diinduksi DNCB pada Tikus BALB/c

Model C57BL/6 AD yang Diinduksi OXA

Model IKLAN BALB/c yang Diinduksi OXA

Model C57BL/6 AD yang Diinduksi MC903

Model AD BALB/c yang diinduksi MC903


Model AD yang diinduksi MC903&OXA di BALB/c

Model IKLAN BALB/c yang Diinduksi FITC

Model IKLAN BALB/c yang Diinduksi DNFB+OVA

Model AD BALB/c yang Diinduksi IL-33

Model AD yang Diinduksi IL-36 pada Tikus C57BL/6

Model AD yang Diinduksi HDM+SEB pada Tikus C57BL/6

• Uji kemanjuran terapi AD topikal dan sistemik (inhibitor JAK, inhibitor PDE4, obat biologis yang menargetkan IL‑4/13, IL‑31, IL‑33, TSLP)
• Validasi target untuk jalur Th2, Th17, Th22, dan gatal
• Penemuan biomarker (IgE, tanda sitokin, protein penghalang kulit)
• Studi Mekanisme Aksi (MOA).
• Studi farmakologi dan toksikologi yang mendukung IND
Parameter |
Spesifikasi |
Spesies/Strain |
Tikus (BALB/c, C57BL/6); Tikus (SD) |
Metode induksi |
Haptens (DNCB, OXA, DNFB+OVA, FITC), analog vitamin D (MC903), sitokin (IL‑33, IL‑36), alergen (HDM+SEB), kombinasi (MC903+OXA) |
Durasi studi |
7–28 hari (tergantung model) |
Titik akhir yang penting |
Berat badan, ketebalan telinga, skor klinis kulit, kejadian gatal (garukan), IgE total serum & IgE spesifik antigen, kadar sitokin (IL‑4, IL‑13, IL‑17, IL‑36, TNF‑α), histopatologi (H&E, Toluidine Blue), ketebalan epidermis, infiltrasi sel imun (FACS/IHC) |
Paket data |
Data mentah, laporan analisis, foto klinis, slide histologi, file aliran sitometri, bioinformatika (opsional) |
T: Bagaimana cara memilih model AD yang tepat untuk kandidat obat saya?
J: Pertimbangkan mekanisme obat Anda: obat biologis yang menargetkan Th2 (misalnya, anti‑IL‑4Rα) paling baik dievaluasi dalam model hapten atau MC903; Senyawa terkait Th17 mungkin cocok untuk model IL‑36 atau HDM+SEB. Tikus BALB/c menunjukkan respons Th2 yang lebih kuat, sedangkan tikus C57BL/6 menunjukkan profil Th1/Th17 yang lebih seimbang. Tim ilmiah kami dapat memandu pemilihan model berdasarkan target spesifik Anda.
T: Apakah model ini dapat digunakan untuk studi yang mendukung IND?
J: Ya. Studi dapat dilakukan sesuai dengan prinsip GLP untuk pengajuan regulasi (FDA, EMA).
T: Apakah Anda menawarkan protokol penelitian yang disesuaikan (misalnya, jadwal pemberian dosis yang berbeda, terapi kombinasi)?
J: Tentu saja. Tim ilmiah kami menyesuaikan protokol induksi, jadwal pengobatan, dan analisis titik akhir untuk kandidat obat spesifik Anda.
T: Apa jadwal umum untuk studi kemanjuran percontohan?
J: Sebagian besar model AD selesai dalam waktu 2–4 minggu, termasuk fase sensitisasi/tantangan dan pengobatan. Garis waktu tertentu bergantung pada pilihan model dan titik akhir.