| Ketersediaan: | |
|---|---|
| Kuantitas: | |
Portofolio model yang luas – model DSS (seperti UC), TNBS (seperti CD), dan OXA yang mencakup mekanisme kekebalan akut, kronis, dan berbeda (Th1/Th17 untuk TNBS, Th9 untuk OXA).
Berbagai spesies/strain – tersedia tikus C57BL/6, tikus BALB/c, dan tikus SD.
Titik akhir yang komprehensif – Berat badan, panjang/berat usus besar, skor DAI, histopatologi (HE, Masson), analisis sitokin (IL-6, TNF-α), data RNA-seq (DSS kronis).
Nilai translasi – Ideal untuk menguji obat anti-inflamasi, biologis (anti-TNF, anti-IL-12/23), penghambat JAK, dan terapi pembatasan usus.
Paket data yang siap untuk IND – Studi dapat dilakukan sesuai dengan prinsip GLP.
IBD Akut yang Diinduksi DSS pada Tikus C57BL/6


IBD Akut yang Diinduksi DSS pada Tikus SD

IBD Kronis yang Diinduksi DSS pada Tikus C57BL/6

IBD Kronis yang Diinduksi DSS pada Tikus SD

TNBS Menginduksi IBD Akut pada Tikus C57BL/6


Model IBD Kronis yang Diinduksi TNBS pada Tikus C57BL/6

TNBS Menginduksi IBD Akut pada Tikus SD


Model IBD C57BL/6 yang Diinduksi OXA

Model IBD BALB/c yang Diinduksi OXA

Model IBD Tikus SD yang Diinduksi OXA

• Uji efikasi obat anti inflamasi (5-ASA, kortikosteroid), biologis (anti-TNF, anti-IL-12/23, anti-integrin), inhibitor JAK, dan modulator reseptor S1P
• Evaluasi imunomodulator terbatas usus dan terapi berbasis mikrobioma
• Validasi target jalur Th1, Th17, Th9 dalam patogenesis IBD
• Penemuan biomarker (calprotectin tinja, sitokin, mediator inflamasi)
• Studi farmakologi dan toksikologi yang mendukung IND
Parameter |
Spesifikasi |
Spesies/Strain |
Tikus C57BL/6, tikus BALB/c, tikus SD |
Metode induksi |
DSS (oral, akut 5–7 hari, kronis 2–3 siklus); TNBS (intrakolonik, tunggal atau berulang); OXA (intrakolonik) |
Durasi studi |
Akut: 5–10 hari; Kronis: 4–8 minggu |
Titik akhir yang penting |
Berat badan, panjang usus besar, berat usus besar, skor DAI (skala 0–12), histopatologi (HE, Masson) dengan skoring, kadar sitokin (IL-6, TNF-α), skor CMDI (TNBS), data RNA-seq (DSS kronis), gambar khas usus besar |
| Kontrol positif | Asam 5-aminosalisilat (5-ASA), deksametason, atau antibodi anti-TNF tersedia sebagai senyawa referensi |
| Paket data | Data mentah, laporan analisis, skor klinis, slide histologi, hasil ELISA, data RNA-seq (opsional), bioinformatika (opsional) |
A1: Kami menawarkan rangkaian lengkap model IBD yang diinduksi oleh DSS, TNBS, dan OXA, menggunakan tikus C57BL/6, BALB/c, dan tikus SD untuk penelitian kolitis ulserativa dan penyakit Crohn.
A2: DSS terutama menginduksi lesi mirip kolitis ulserativa. TNBS meniru gambaran patologis penyakit Crohn. OXA memicu kolitis yang terkait dengan respons sel Th9. Ketiga agen tersebut menyebabkan peradangan usus dan kerusakan jaringan.
A3: Kami mendeteksi berat badan, panjang usus besar, dan skor DAI secara klinis. Kami juga menguji sitokin inflamasi seperti IL-6 dan TNF-α, dan melakukan pewarnaan HE untuk penilaian patologi usus.
A4: Model DSS dan TNBS akut bertahan sekitar 4–9 hari. Model DSS kronis berjalan selama 29 hari. Model yang diinduksi OXA selesai dalam waktu 3 hari setelah pemberian.