| Ketersediaan: | |
|---|---|
| Kuantitas: | |
Portofolio model yang luas – Spontan (MRL/lpr), kimia (pristane), berbasis TLR (imiquimod), berbasis antigen (ALD-DNA, sel apoptosis), dan model manusiawi.
Tersedia berbagai strain – MRL/lpr, C57BL/6, BALB/c, dan tikus yang dimanusiakan.
Titik akhir yang komprehensif – Berat badan, indeks limfadenopati/limpa/ginjal, anti-dsDNA, proteinuria, serum CREA/LDH/AST, histopatologi ginjal (HE, deposisi IgG), flow cytometry (sel B, sel plasma, sel T).
Nilai translasi – Ideal untuk menguji imunosupresan, biologis (anti-CD20, anti-IFNAR), penghambat TLR, dan terapi yang menargetkan sel B.
Paket data yang siap untuk IND – Studi dapat dilakukan sesuai dengan prinsip GLP.
Model SLE Spontan pada Tikus MRL/lpr

Model SLE Spontan pada Tikus TREX1 -/-

Model C57BL/6 SLE yang Diinduksi Pristane

Model SLE yang Diinduksi Agonis TLR-7 pada Tikus C57BL/6

Model SLE yang Diinduksi Agonis TLR-7 pada Tikus C57BL/6

Agonis TLR menginduksi model SLE yang dimanusiakan

Model BALB/c SLE yang Diinduksi ALD-DNA

Model BALB/c SLE yang Diinduksi Sel Apoptosis

• Uji efikasi imunosupresan (siklofosfamid, mikofenolat, kortikosteroid) dan obat biologis (anti-CD20, anti-BAFF, anti-IFNAR)
• Evaluasi inhibitor TLR7/9, inhibitor JAK, dan terapi bertarget sel B
• Validasi target untuk produksi autoantibodi, tanda tangan interferon tipe I, dan jalur nefritis
• Penemuan biomarker (anti-dsDNA, proteinuria, tanda sitokin)
• Studi farmakologi dan toksikologi yang mendukung IND
Parameter |
Spesifikasi |
Spesies/Strain |
MRL/lpr, C57BL/6, BALB/c, tikus yang dimanusiakan |
Metode induksi |
Spontan (mutasi Fas); ip murni; imiquimod topikal (agonis TLR-7); imunisasi dengan ALD-DNA atau sel apoptosis |
Durasi studi |
Spontan: 12–20 minggu; diinduksi: 4–16 minggu tergantung model |
Titik akhir yang penting |
Berat badan, indeks limfadenopati/limpa/ginjal, antibodi anti-dsDNA serum, proteinuria, serum CREA/LDH/AST, histopatologi ginjal (deposisi HE, IgG/IgM), flow cytometry (sel B, sel plasma, sel T), tanda tangan interferon tipe I (ekspresi ISG |
| Kontrol positif | Siklofosfamid atau mikofenolat mofetil tersedia sebagai senyawa referensi |
| Paket data | Data mentah, laporan analisis, kimia klinis, slide histologi, file aliran sitometri, bioinformatika (opsional) |
A1: Kami menyediakan berbagai model SLE, termasuk model spontan MRL/lpr, Pristane, agonis TLR-7, ALD-DNA, dan model yang diinduksi sel apoptosis dengan tikus C57BL/6 dan BALB/c. Kami juga menawarkan model tikus manusiawi yang diinduksi agonis TLR-7.
A2: Tikus MRL/lpr spontan secara alami mengembangkan autoimunitas sistemik. Model yang diinduksi memicu aktivasi kekebalan yang abnormal, produksi autoantibodi yang berlebihan, dan pengendapan kompleks imun, yang secara jelas merekapitulasi gambaran patologis SLE pada manusia.
A3: Kami memantau berat badan, indeks organ, dan limfadenopati. Kami menguji autoantibodi anti-dsDNA dan proteinuria, menganalisis subset sel imun, dan melakukan pewarnaan HE untuk evaluasi patologi ginjal dan jantung.
A4: Model MRL/lpr diamati dari Minggu 10 hingga Minggu 22. Model Pristane bertahan selama 26 minggu, model agonis TLR-7 berjalan selama 12 minggu, dan model yang diinduksi ALD-DNA membutuhkan waktu total 12 minggu.